Yayasan Puteri Indonesia Tak Ingin Dikaitkan dengan Pemilihan Miss Universe di Indonesia

TEMPO.CO, Jakarta – Di tengah dugaan kasus pelecehan seksual yang dialami finalis Miss Universe Indonesia 2023, Yayasan Puteri Indonesia (YPI) menegaskan bahwa pihaknya sudah tidak terlibat dengan kontes kecantikan tersebut setelah lisensi tersebut berpindah tangan. Lisensi Miss Universe di Indonesia dipegang YPI sejak 1992 hingga Februari 2023. 

Hal tersebut disampaikan penyelenggara pemilihan Puteri Indonesia itu dalam unggahannya di Instagram pada Senin, 14 Agustus 2023. “Yayasan Puteri Indonesia menyampaikan bahwa sejak Febuari 2023 pihak kami sudah tidak memegang lisensi Miss Universe Organizations, sejak saat itu kami bukan menjadi penyelenggara ajang tersebut di Indonesia. Sehingga Yayasan Puteri Indonesia yang berada dibawah naungan kami sudah tidak memiliki kaitan dengan ajang tersebut,” demikian tertulis di unggahan mereka.

YPI juga meminta agar media tidak lagi menggunakan foto maupun video dari pemilihan Puteri Indonesia sebelumnya. 

“Untuk itu kami meminta kepada seluruh media, baik media televisi, radio, online, cetak, dan sosial media untuk tidak menggunakan foto maupun video dalam pemberitaan terkait dengan masalah yang sedang terjadi,” ujar Yayasan Puteri Indonesia.

Lisensi Miss Universe dialihkan ke PT Capella Swastika Karya, perusahaan yang dimiliki oleh pedangdut Poppy Capella. Dia dan suaminya, Datuk Wira Justin Lim Hwa Tat, juga pemegang lisensi Miss Universe Malaysia. Namun, baru-baru ini pihak Miss Universe Organizations atau MUO resmi menghentikan kerja sama dengan pihak Poppy Capella sehingga lisensi tersebut juga dicabut, baik di Indonesia maupun di Malaysia. 

Menurut pihak MUO, kasus dugaan pelecahan yang terjadi di ajang Miss Universe Indonesia tidak sesuai dengan etika, standar, dan harapan yang sudah tertuang dalam buku panduan dan kode etik MUO. 

Baca Juga  Chico Aura Dwi Wardoyo Tak Ingin Lengah di Babak Pertama Kejuaraan Dunia 2023

Iklan

“Jelas waralaba ini tidak memenuhi standar, etika, atau harapan sesuai buku panduan waralaba dan kode etik kami,” katanya.

Dengan kondisi ini para penggemar beauty pageant bertanya-tanya bagaimana soal nasib ajang Miss Universe yang ada di Indonesia. Mereka mulai khawatir Indonesia tidak bisa mengirimkan wakilnya tahun ini. Kontes Miss Universe 2023 direncanakan diselenggarakan di El Salvador pada 18 November 2023.

Sebelumnya, wakil Indonesia ke Miss Universe adalah pemenang dalam kontes Puteri Indonesia. 

DWI NUR AZIZAH

Pilihan Editor: Poppy Capella Bantah Terlibat Pelecehan Seksual Miss Universe Indonesia dan akan Laporkan Balik



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *