Tepis PKS Intoleransi, Nur Azizah Tamhid Cerita Pernah Bantu Renovasi Gereja di Pancoran Mas

WARTAKOTALIVE.COM, DEPOK – Anggota Komisi VIII DPR RI Nur Azizah Tamhid menceritakan pengalamannya membantu renovasi Gereja Protestan Nias di Pancoran Mas, Kota Depok.

Menurut Azizah, visi Partai Kesejahteraan Sejahtera (PKS) 2020-2025 menjadi partai Islam Rahmatan Lil Alamin atau belas kasih ke semesta alam.

Baca juga: Kapel GBI Cinere Digeruduk Warga, Wali Kota Depok Bilang Tidak Ada Intoleransi

Baca juga: Kaesang Menang di Pilkada Kota Depok, Pengamat: Fokus Pemerataan Pembangunan dan Tumpas Intoleransi

“Tahun 2020-2025 menjadi partai Islam Rahmatan Lil Alamin,” kata Azizah saat menyambangi warga Sukmajaya, Kota Depok, Minggu (1/10/2023).

Dengan visi tersebut, PKS akan menjadi partai terdepan dalam melayani masyarakat tanpa memandang suku dan agama.

“Saya itu sudah sosialisasi terkait visi ini ke kaum Konghucu, Kaum Kristen Protestan Nias,” ungkapnya.

“Pak Sinaga itu seneng banget, wah PKS bukan partai radikal yah, bukan eksklusif bukan ekstrim,” sambungnya.

Massa menggeruduk kapel GBI di wilayah Cinere, Kota Depok, Sabtu (16/9/2023) pagi. Aksi tersebut sarat intoleransi beragama.(Dok: Istimewa) (istimewa)

Azizah membantah asumsi PKS partai intoleran seperti yang disebarkan kelompok yang tidak menyukai partainya tersebut.

“Saya bantu bawa proposal renovasi Gereja Protestan Nias di Pancoran Mas ke Bimas Kristen Kemenag, ini bukti PKS tidak intoleran,” pungkasnya.

Baca berita Wartakotalive.com lainnya di Google News



Quoted From Many Source

Baca Juga  Daftar Terbaru 65 Pinjol Ilegal Awal Agustus 2023

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *