SYL Dijemput Paksa, Mantan Pimpinan KPK Sebut Revisi UU KPK Sumber Ketidakpastian

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA —  Mantan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) akhirnya dijemput paksa oleh petugas KPK, Kamis (12/10/2023) malam.
 
Mantan Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 2015-2019, Saut Situmorang memberikan tanggapan terkait penangkapan terhadap Syahrul Yasin Limpo oleh KPK. 

Diketahui, Syahrul Yasin Limpo sudah menyatakan siap hadir memenuhi pemeriksaan KPK sebagai tersangka besok, Jumat (13/10) siang.

Namun, KPK melakukan penangkapan terhadap SYL, Kamis malam.

Menurut Saut, apa yang menimpa SYL merupkan bentuk kejanggalan dikarenakan sekarang publik tidak mampu lagi melihat kinerja lembaga KPK secara transparan dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Nanti kita akan paham apa yang terjadi kebijakan mendadak yang diluar kelaziman ini bisa dilaksanakan, sebab kita tidak atau apa yang terjadi di dalam sana,” ucap Saut saat dihubungi Kamis malam (12/10/2023).

Baca juga: Kerap Mangkir Panggilan KPK, Eks Mentan Langsung Dijemput Paksa, Syahrul Yasin Limpo Membisu

Lebih lanjut Saut menerangkan bahwa segala bentuk kejanggalan dan ketidakpastian tersebut berasal dari UU KPK yang semakin menggrogoti kinerja dan integritas lembaga antirasuah tersebut sejak disahkan.

“Nanti kita akan paham, ini semua karena memang ada entry point-nya, yaitu diubahnya UU KPK semua jadi  tidak memiliki ke pastian di KPK,” tandasnya.

Baca berita Wartakotalive.com lainnya di Google News
 
 



Quoted From Many Source

Baca Juga  Anak Kecanduan Merokok, Dampak Buruknya sampai Dewasa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *