Sudah Jadi Ketua Umum PSI, Tetap Syuting bersama Kiki Saputri, Kaesang: Itukan Pekerjaan Saya

WARTAKOTALIVE.COM, SETIABUDI — Putra bungsu Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep telah menjabat sebagai Ketua Umum Partai Solideritas Indonesia (PSI) sejak beberapa waktu lalu.

Sebelum menjadi Ketua Umum PSI, Kaesang aktif sebagai Youtuber dengan mengundang berbagai bintang tamu politikus.

Ia bersama Kiki Saputri menjadi pembawa acara untuk bertanya ke bintang tamu yang datang di podcastnya.

Acara Youtube tersebut diberi nama PDP (Podcast Depan Pintu) dan selalu mempromosikan produk UMKM.

Meski Telah jadi Ketum PSI, Kaesang mengaku tetap aktif sebagai syuting di podcastnya bersama Kiki Saputri dan lelaki yang akrab disapa Bangsa’at.

Baca juga: VIDEO : Momen Kaesang Dicurhati Warga dan Pedagang saat Blusukan ke Kawasan Waduk Pluit

“Masih, masih (tetap jalan),” sembari beri jempol ke Wartakotalive.com, di Vihara Amurva Bhumi, Kamis (28/9/2023) malam.

“Wong itu kerjaan saya,” tambahnya singkat.

Sebagai informasi, Ketua Umum Partai Solideritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep mendatangi acara kue bulan di Vihara Amurva Bhumi, Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan, Kamis (28/9/2023) malam.

Kaesang turun dari mobil hitam mewah langsung disambut oleh warga yang ada di dalam vihara.

Putra bungsu Jokowi itu memegang erat tangan istrinya Erina yang mengenakan kaos oranye.

Langkah Kaesang sempat tertatih saat masuk ke dalam vihara karena banyaknya warga yang meminta foto bersama.

Lelaki yang kenakan kemeja hitam itu hanya bisa tersenyum dan melayani foto bersama warga yang ada di lokasi vihara.

Baca juga: Usai Dilantik menjadi Ketua Umum PSI, Kaesang Langsung Bertemu Hary Tanoe, Dukung Ganjar?

Di dalam ruang pengurus vihara, Kaesang mendengar keluh kesah permasalahan tempat ibadah umat beragama Budha tersebut.

Saat ini, pengurus Vihara Amurva Bhumi tengah digugat oleh perusahaan swasta karena dianggap menyerobot lahan.

Baca Juga  Mahfud Buka Suara Putusan MK Terkait Usia Capres-Cawapres: Itu Tidak Boleh Terjadi Lagi ke Depannya

Tanah yang bersengkat itu adalah jalan masuk menuju Vihara Amurva Bhumi dan saat ini diklaim milik perusahaan.

Padahal, sesuai keputusan Kementerian ATR/BPN bahwa tanah sengketa itu merupakan saluran air atau kali kecil yang diaspal untuk dijadikan jalan.

Bahkan, saat ini Kementerian ART/BPN telah menetapkan lahan itu milik Pemprov DKI Jakarta dan dijadikan jalan umum.

“Kami ingin mendengar apa sih keluhan yang ada di sini,” ucap Kaesang usai diskusi dengan pengurus Vihara Amurva Bhumi.



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *