Sandiaga Sebut Pameran Pariwisata Kemegahan Zhejiang Pererat Hubungan Indonesia-Tiongkok

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA – Pameran Pariwisata dan Budaya bertemakan Sebuah Puisi Abadi (A Poem for Ten Thousand Years) oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Zhejiang dan disponsori oleh Pemerintah Provinsi Zhejiang digelar di Art:1 New Museum, Jakarta Pusat, Rabu (15/11/2023).

Pada acara pembukaan, berbagai pertunjukan seperti Musik Porcelen, Tarian Sambungan Kayu, dan CelloTunggal menghadirkan kegembiraan kepada akar kebudayaan yang gemilang, warisan tak benda, serta keindahan alam dari Zhejiang.

Pameran budaya dan pariwisata Zhejiang yang bertema “Sebuah Puisi Abadi” terbagi menjadi tiga bagian: “Mengapa Zhejiang?”, “Eksploitasi Karya Alam”, dan “Dunia Berbagi Cahaya Sama”.

Direktur Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Zhejiang Chen Guangsheng mengatakan Zhejiang tidak hanya memiliki keindahan alam tetapi juga memiliki warisan budaya yang kaya.

Baca juga: Hadiri Seminar ICMI, Sandiaga Uno Paparkan Visi Ekonomi Hijau-Konsep Ekonomi Indonesia Masa Depan

“Budaya adalah ikatan yang menghubungkan Zhejiang dengan Indonesia dalam pertukaran dan kerjasama,” ucapnya, lewat keterangan, Kamis (16/11/2023).

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Zhejiang berharap melalui acara ini, masyarakat Indonesia lebih memahami sejarah panjang dari Zhejiang serta memberikan energi baru untuk pertukaran budaya, saling pengaruh, dan saling menghargai antara Zhejiang dan Indonesia.

Pada tahun ini, bersamaan peringatan 10 tahun Hubungan Kemitraan Strategis Komprehensif antara Tiongkok dan Indonesia serta 10 tahun diusulkannya inisiatif “Sabuk dan Jalan”, maka momentum ini memberikan arti lebih mendalam.

Ia berharap kedua daerah dapat memanfaatkan pameran ini sebagai kesempatan memperluas pertukaran budaya di bawah inisiatif Sabuk dan Jalan, mempromosikan pertukaran peradaban, dan meningkatkan kerjasama menguntungkan.

Baca juga: Cuekin Ancaman Novel Bamukmin, Coldplay Tiba di Jakarta, Sandiaga: yang Tolak Sudah Difasilitasi

Baca Juga  Prof Juanda: Kalau Terbukti Selingkuh Politik, Ketua MK Harus Diberhentikan Tidak Hormat

Direktur Museum Seni Rupa Nasional Indonesia Puspaningrat menyambut kedatangan delegasi Zhejiang dengan hangat dan dengan tulus memuji isi pameran yang komprehensif dan menarik.

“Zhejiang tidak hanya berbagi pengalaman indah dengan Indonesia, yang juga merupakan negara tujuan pada peradaban kuno, namun juga menjadi contoh bagi negara lain dalam membangun citra budaya di kancah internasional,” ucapnya.

Ia berharap pameran ini dapat mempererat persahabatan kedua daerah, dan juga berharap para seniman Indonesia dapat mengadakan pameran ke Zhejiang, mendorong saling belajar dan berbagi keindahan di antara kedua daerah.

Sementara Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Uno mengatakan pameran ini patut diapresiasi karena menjadi salah satu bentuk kerja sama dengan Provinsi Zhejiang yang ditampilkan di Jakarta.

“Selain untuk mendukung eratnya dukungan Tiongkok dan Indonesia, secara budaya kedekatan kedua negara ini dari segi bagaimana kita bisa membangun hubungan bilateral yang lebih kuat,” ungkap Sandiaga Uno.

Tidak hanya sampai di situ saja, Sandiaga lebih lanjut meminta kepada para pelaku UMKM untuk mulai menyusun strategi dalam rangka melakukan promosi ke Cina dengan menjajal ekspor barang.

“Kami menyasar promosi ke Tiongkok lebih banyak hubungan nusantara tapi juga produk-produk ekonomi kreatif kita bisa sajikan di ekspor Tiongkok untuk tentunya membuka peluang usaha lapangan kerja yang juga di Indonesia,” ucapnya.

Menurutnya, hal unik dalam pameran tersebut ialah adanya kesamaan dalam budaya Tiongkok dan Indonesia, yang menjadikan persamaan itu berhubungan erat terutama untuk terbukanya peluang usaha dan lapangan kerja baru.

Baca berita Wartakotalive.com lainnya di Google News.



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *