Pengamat Kritisi Langkah Prabowo yang Bakal Tambah Kementerian, Pembiayaan APBN Akan Bengkak 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Alfian Firmansyah 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA – Wacana penambahan jumlah kementerian yang digulirkan kubu presiden terpilih Prabowo Subianto – Gibran Rakabuming Raka terus menuai kritik

Langkah itu dianggap tak sejalan dengan prinsip Pemerintahan yang efektif. 

Sebab, rencana dari kubu Prabowo- Gibran menambah jumlah anggota kabinet dari 34 kursi menjadi 40 kursi. 

Direktur Eksekutif Trias Politika Agung Baskoro menilai, jika wacana tersebut benar-benar diwujudkan, maka akan menimbulkan sisi positif dan negatif. 

Kata dia, sisi positifnya akan menimbulkan maksimal dalam kerja, walaupun belum ada jaminan dari hal tersebut. 

Baca juga: Pembunuhan Sadis di Cirebon, Casnadi Tak Terima Wanita Open BO Minta Bayaran sebelum Bercinta

Sebaliknya sisi negatifnya tutur Agung, akan adanya pembengkakan dalam hal Anggaran Negara. 

“Soal pembiayaan APBN yang membengkak, tumpang tindih koordinasi – eksekusi karena butuh waktu beradaptasi kementerian baru nanti,” kata Agung saat dihubungi, Jumat (10/5/2024).

Kemudian saat ditanya penggelembungan kursi Menteri tersebut atas dasar banyaknya partai yang berkoalisi, Agung mengatakan hal itu konsekuensi yang logis. 

“Kecuali ada arahan mengoptimalkan posisi Wamen atau mengkonversi kursi Menko atau posisi kementerian strategis lain yakni 2 kursi,” kata Agung. 

“Misalnya jatah Golkar 5 kursi. Karena Golkar minta Menko Perekonomian, maka hanya akan mendapat 4 kursi,” sambungnya. 

Harus Perhatikan Kebatinan Publik

Sebelumnya, Pengamat politik Universitas Al-Azhar Ujang Komarudin menilai, hal tersebut merupakan bagian untuk mengakomodasi kepentingan banyak partai pendukung Prabowo-Gibran.

Menurut Ujang, dalam konteks politik hal tersebut merupakan lumrah terjadi.



Quoted From Many Source

Baca Juga  Komitmen Keberlanjutan Lingkungan, UMKM Frolic Banana & Kitchen Lakukan Praktik Carbon Offset

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *