Kejari Jakarta Timur Tangguhkan Penahanan Jubir Timnas AMIN Nurindra B. Charismiadji

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA – Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Timur menangguhkan penahanan tersangka tindak pidana perpajakan dan tindak pidana pencucian uang (TPPU)  juru bicara Timnas Anies-Muhaimin atau cak Imin (AMIN) Nurindra B. Charismiadji.

“Kejaksaan Negeri Jakarta Timur melakukan penangguhan penahanan atas nama tersangka A. NURINDRA B. CHARISMADJI alias A. NURINDRA,” kata Pelaksana Tugas Harian (PLH) Kepala Seksi Intelijen Kejari Jakarta Timur Mahfuddin Cakra Saputra dalam keterangannya, Sabtu (30/12/2023).

Nurindra diketahui mulai mendapat penangguhan pada pada Jumat (29/12/2023).

Penangguhan tersebut dilakukan usai adanya surat permohonan dari EPL & PARTNERS LAW OFFICE Nomor: 060/EPLP/PPP/XII/2023 tanggal 27 Desember 2023.

Indra Charismiadji, Direktur Eksekutif Center for Education Regulations and Development Analysis (CERDAS), Indonesia. (Dok. CERDAS)

Usai mempelajari permohonan, penuntut umum Kejari Jakarta Timur mengeluarkan Surat Penangguhan Penahanan (T-8) Nomor PRINT-28/M.1.13/Ft.2/12/2023 tanggal 29 Desember 2023.

Setelah ditangguhkan, Indra dikenai wajib lapor secara berkala, dan jika diketahui melanggar syarat ditentukan, maka status penangguhan akan dicabut.

“Bila dikemudian hari tersangka melanggar syarat-syarat tersebut, maka penangguhan ini dapat ducabut,” imbuh Mahfuddin.

Sebelumnya, Kejari Jakarta Timur telah menahan Nurindra karena dugaan kasus penggelapan pajak.

Mahfuddin dalam keterangannya menjelaskan Nurindra yang juga politikus Partai Nasdem tersebut diduga melakukan Tindak Pidana Perpajakan dan Tindak Pidana Pencucian Uang.

Baca juga: Sosok Jubir TimNas AMIN Indra Charismiadji yang Ditangkap Karena Gelapkan Pajak Rp1,1 Miliar

Tersangka Nurinda diduga melakukan yaitu dengan sengaja menerbitkan dan atau menggunakan faktur pajak yang tidak berdasarkan transaksi sebenarnya, terhitung dalam kurun waktu tahun pajak Januari hingga Desember 2019.

Nurindra yang merupakan pemilik PT Luki Mandiri Indonesia Raya bersama Ike Andriani sebagai pengelola PT yang serupa, sekira Januari hingga Desember 2019 diduga telah melakukan penggelapan pajak dengan sengaja tidak menyampaikan surat pemberitahuan masa PPN atau serupa dengan sengaja tidak menyetorkan PPN yang telah dipungut ke kas negara.

Baca Juga  9 Makanan Nabati Ini Dapat Membantu Menurunkan Risiko Penyakit Jantung, Simak Penjelasan Lengkapnya

“Sehingga menimbulkan kerugian pada pendapatan negara dengan nominal Rp 1.103.028.418,00,” imbuhnya.

Terkait keterikatan dugaan tersebut, kini Nurindra ditahan di rutan Cipinang Jakarta Timur.

Baca juga: Kader Partai NasDem DKI Achmad Rizki Minta Sudirman Said Berhenti Bikin Kegaduhan di Timnas AMIN

“Tersangka Nurindra B Charismiadji ditahan di Rutan Cipinang berdasarkan Surat Perintah Penahanan Tingkat Penuntutan Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Timur Nomor : PRINT – 25 /M.1.13/Ft.2/12/2023 tanggal 27 Desember 2023,” jelas keterangan Mahfuddin.



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *