Ini Alasan Ganjar Turunkan Skor menjadi 5 untuk Penegakaan Hukum Pemerintahan Jokowi

WARTAKOTALIVE.COM, KEBAYORAN BARU — Calon Presiden 2024, Ganjar Pranowo memberi nilai rapor lima untuk Presiden Joko Widodo atas penegakan hukum yang terjadi saat ini.

Padahal sebelumnya Ganjar sempat memberi nilai 8.

Ganjar menjelaskan, pengurangan skor penilaian itu karena banyaknya suara dari masyarakat yang masuk ke Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud.

Masyarakat selalu berbicara soal kepastian hukum, penegakan hukum dan hukum harus tegak lurus di era Presiden Joko Widodo.

“Nah tentu dengan kejadian terakhir putusan MK tidak seperti kejadian (penilaian) sebelumnya. Jadi turun lah skornya” tegas Ganjar, di kediaman Jusuf Kalla Jalan Brawijaya Nomor 6 Jakarta Selatan, Minggu (19/11/2023).

Sebagai informasi, Calon Presiden Ganjar Pranowo memberikan kritik terhadap pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) beberapa waktu lalu.

Baca juga: Sowan ke Rumah Jusuf Kalla, Ganjar Bantah Ajak Gabung ke TPN Ganjar-Mahfud MD

Ganjar mengkritik penegakan hukum era Jokowi dan nilai rapor penegakan hukum serta hak asasi manusia (HAM) pemerintahan Jokowi saat ini jeblok.

Jawaban TKN Prabowo

Menanggapi penilaian Ganjar tersebut, Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Nusron Wahid, mengatakan, Ganjar Pranowo seharusnya bertanya kepada pasangannya, Mahfud MD.

Pasalnya, Mahfud MD merupakan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam).

“Menko Polhukam yang paling bertanggungjawab penegakan hukum. Kan Pak Mahfud MD,” kata Nusron Wahid kepada wartawan selepas acara Silaturahmi Nasional Desa Bersatu 2023 yang menghadirkan Gibran Rakabuming Raka di Jakarta, Minggu (19/11/2023).

“Jadi sebaiknya Mas Ganjar tolong menanyakan itu kepada Pak Mahfud MD,” ujarnya lagi.

Nusron menilai bahwa Mahfud lebih bertanggung jawab soal hal itu, kendati Presiden Jokowi memegang kendali selaku kepala pemerintahan.

Dia juga menganggap bahwa TKN Prabowo-Gibran tak berwenang untuk memberi penilaian serupa seperti yang diberikan Ganjar.

Baca Juga  Infinix Note 40 dan Note 40 Pro Meluncur, Ponsel Dua Jutaan Punya Fitur Wireless Reverse Charge

Baca juga: Ganjar Pranowo Melakukan Pertemuan Tertutup di Rumah Jusuf Kalla, Bahas Pilpres?

Keberadaan Gibran Rakabuming Raka sebagai putra sulung Presiden Jokowi dianggap tak berpengaruh.

“Ya memang kalau ada anak presiden terus kenapa? Tidak perlu kita tanggapi, suruh tanya Pak Mahfud.

Kalau menilai pemerintahan tentang penegakan hukum ya sebaiknya tabayyun dan tanya sama Pak Mahfud,” ujar Nusron seperti dilansir Kompas.com.

“TKN kan bukan lembaga rating. Kok kamu tanyain skor. TKN dibentuk untuk memenangkan Prabowo dan Mas Gibran, bukan menjadi lembaga rating,” imbuhnya.



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *