Dilaporkan ke Polisi Setelah Diduga Kirim Cek Kosong, Yadi Sembako Sebut Hanya Ikuti Perintah Atasan

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA – Pelawak Yadi Sembako menjalani pemeriksaan terkait dugaan melakukan penipuan dan penggelapan di Polres Metro Tangerang Selatan, Rabu (11/10/2023).

Pemeriksaan Yadi Sembako dilakukan setelah dilaporkan ke polisi pada 12 September 2023.

Yadi Sembako dilaporkan ke Polres Tangerang Selatan oleh Muhammad Adri Permana yang mengaku kehilangan uang Rp 198 juta.

Baca juga: Tidak Terima Dilaporkan, Gus Anom Siap Adukan Balik Pelapor Yadi Sembako ke Polisi

Selain Yadi Sembako, Gus Anom juga diadukan ke Polres Tangerang Selatan oleh Ade Amelia Napitupulu pada 6 Oktober 2023 usai kehilangan Rp 135 juta.

Yadi Sembako mengaku hanya bekerja sebagai karyawan.

“Saya ini karyawan dan saya tidak (membuat) perjanjian, semua perintah komisaris (Gua Anom),” kata Yadi Sembako di Polres Metro Tangerang Selatan, Serpong, Banten, Rabu sore.

Baca juga: Yadi Sembako dan Gus Anom Siap Tanggung-jawab, Diduga Melakukan Penipuan hingga Dilaporkan ke Polisi

Jabatan Yadi Sembako sebagai direktur perusahaan juga ditunjuk Gus Anom.

Terkait cek kosong yang diterima pelapor, Yadi Sembako menegaskan hanya mengikuti perintah atasannya.

“Saya tidak berani kalau tidak ada perintah dan saya diarahkan komisaris,” kata Yadi Sembako.

Baca juga: Yadi Sembako Sakit hingga Dirawat di Rumah Setelah Dilaporkan ke Polisi Terkait Dugaan Penipuan

Yadi Sembako yang menjadi Direktur PT Gudang Artis itu diadukan ke polisi setelah menggelar acara peluncuran perusahaan dan diduga memberikan cek kosong ke event organizer (EO).

Jika Yadi Sembako bekerja sebagai direktur, Gus Anom adalah Komisaris PT Gudang Artis.

Menurut Gus Anom, cek yang diduga kosong itu belum diisi investor.

Baca juga: Aldi Taher Ikhlas Tak Dapat Honor Setelah Yadi Sembako Dilaporkan Usai Dituding Gelapkan Rp 198 Juta

Baca Juga  Tips Agar Potensi Gen Z Semakin Keluar

“Cek ditulis 24 Agustus 2023 dan belum masuk duitnya, investornya terlambat memasukkan uangnya,” kata Gus Anom di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan, Senin (9/10/2023).

Gus Anom sudah menempuh itikad baik soal keterlambatan pengisian cek itu.

Gus Anom bahkan memberikan jaminan berupa mobil pada Muhammad Adri Permana.

Baca juga: Yadi Sembako Bangkit Menata Hidup Setelah Kesehatan Menurun hingga Terlihat Kurus, Ada Masalah Apa?

Gus Anom dan Yadi Sembako siap bertanggung-jawab.

“Kami siap membereskan,” kata Gus Anom.



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *