Atang Trisnanto Ketua DPRD Kota Bogor Ajak Pemilih Muda Datang ke TPS Gunakan Hak Suaranya

WARTAKOTALIVE.COM, BOGOR – Ketua DPRD Kota Bogor, Atang Trisnanto mengajak pemilih muda untuk menyalurkan hak suaranya pada Rabu, 14 Februari 2024.

Sebab, pada Pemilu 2024, para pemilih muda mendominasi untuk menentukan nasib bangsa lima tahun ke depan.

Secara nasional, pemilih muda mencapai angka 55 persen dari jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 204.807.222 orang.

Baca juga: Atang Trisnanto Sebut DPRD Kota Bogor akan Kawal Perbaikan LHP BPK 2023 Sesuai Rekomendasi BPK

Mereka berasal dari generasi Z dan Milenial yang berusia 17 hingga 39 tahun.

Di Kota Bogor sendiri, pemilih muda pada Pemilu 2024 mencapai sekitar 52 persen dari jumlah DPT sebanyak 800.181 orang.

Terdiri dari 10 persen pemilih pemula, dan 42 persen generasi Z dan milenial.

“Suara anak muda menentukan nasib bangsa. Maka sebagai pemilih, kita perlu aktif mencari tahu calon pemimpin. Baik itu Capres dan Cawapres, DPD RI, DPR RI, DPRD Provinsi ataupun DPRD Kabupaten/Kota. Politik akan menjadi berkualitas dengan hadirnya pemimpin berkualitas,” kata Atang Trisnanto.

Baca juga: Atang Trisnanto Ketua DPRD Kota Bogor Usulkan Pemindahan 451 TPS Rawan Bencana untuk Cegah Golput

Atang menambahkan bahwa pemilih muda mempunyai peran besar menentukan nasib bangsa.

Sebab itu, menjadi golput bukanlah pilihan tepat.

Ketua DPD PKS Kota Bogor itu juga mengajak pemilih muda terlibat aktif dalam memastikan proses Pemilu berjalan demokratis dan sesuai aturan.

Baca juga: Atang Trisnanto Minta Pemkot Bogor Kerahkan Nakesling Cegah KPPS Sakit dan Meninggal

Selanjutnya, menjadikan Pemilu sebagai sarana integrasi bangsa, sarana mempersatukan bukan memecah belah.

“Selepas Pemilu siapapun yang menang, kalah, kita semua sesama warga negara akan menjadi penanggung jawan untuk tetap menjaga agar NKRI ini berdiri kokoh,” ucap Atang Trisnanto.  

Baca Juga  Istana Siapkan 8 Ribu Undangan Upacara Peringatan Detik Proklamasi

Ketua DPRD Kota Bogor juga tak lupa berpesan kepada pemilih muda untuk tetap waspada dengan bahaya hoax atau berita bohong. Jangan mudah terprovokasi apalagi ikut menyebarluaskan berita hoax.

“Kita sama-sama menahan diri dan menjaga kerukunan bersama agar pesta demokrasi lima tahunan ini dapat dirayakan dalam suasana kondusif. Cek dulu informasinya valid atau tidak. Jangan langsung disebarkan. Yuk sukseskan pemilu berkualitas,” imbuh dia.

 



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *