ASEAN Perluas Kerja Sama dengan WIPO

INFO NASIONAL – Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan menyaksikan tanda tangan Nota Kesepahaman (MoU) yang berjudul ‘ASEAN-World Intellectual Property Organization (WIPO) on the expansion of cooperation in specific areas’. Tanda tangan MoU ini adalah hasil dari kolaborasi antara Sekretaris Jenderal ASEAN, Kao Kim Hourn, dan Direktur Jenderal WIPO, Daren Tang Heng Shim.

Penandatanganan itu menjadi bagian penting dari rangkaian agenda Pertemuan Para Menteri Ekonomi ASEAN ke-55 dan Pertemuan Terkait Lainnya (55th ASEAN Economic Ministers’/AEM Meeting and Related Meetings), yang berlangsung di Semarang. “Ditandatanganinya MoU ini bertujuan untuk memperluas kerja sama antara ASEAN dan WIPO untuk melengkapi kerja sama dalam kerangka  AIPRAP (ASEAN  Intellectual  Property Rights Action Plan) 2025,” kata Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan, Minggu 20 Agustus 2023.

Kekayaan Intelektual (Intellectual Property/IP), kata Mendag, memiliki peranan yang tak terhingga dalam mendorong perkembangan ekonomi kawasan. Dalam hal ini, kerja sama dan dukungan dari mitra dialog potensial sangat penting dalam mengurangi kesenjangan sistem perlindungan KI di tingkat internasional. Diharapkan, negara-negara anggota ASEAN akan bekerja bersama untuk mengoptimalkan pemanfaatan sistem KI demi memajukan potensi ekonomi kawasan ASEAN.

Selain tanda tangan MoU, diluncurkan juga ASEAN IP Register. IP Register ini adalah sebuah langkah teknologi inovatif yang hasil dari konsultasi dan pengembangan bersama. Dalam pandangan Mendag Zulkifli Hasan, peluncuran ini akan mempermudah para pemangku kepentingan untuk memperoleh data permohonan KI. Informasi pendaftaran merek, paten, dan desain industri yang sudah terdaftar akan lebih mudah diakses melalui IP Register.

Mendag Zulkifli Hasan yakin peluncuran ini akan membantu para pelaku usaha, terutama perempuan, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta generasi muda untuk memanfaatkan kemudahan akses informasi kekayaan intelektual. Dukungan yang konsisten dari WIPO untuk pengembangan dan pemanfaatan sistem kekayaan intelektual di wilayah ASEAN terus bertambah.

Baca Juga  PNM Raih Anugerah CSR IDX Channel 2023 Melalui Beberapa Program TJSL

Hal ini juga akan diintegrasikan ke dalam program-program kerja kekayaan intelektual di wilayah ASEAN, sebagai bentuk dukungan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Dengan langkah-langkah maju ini, ASEAN menegaskan komitmennya dalam mengembangkan sektor kekayaan intelektual dan berkolaborasi dengan mitra internasional guna meraih kemajuan ekonomi dan inovasi yang lebih baik di wilayah ini. (*)



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *